🌐 ID

Util Monster Magazine

Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Memulai Diet Keto

Diet ketogenik adalah pola makan yang sangat mengurangi karbohidrat agar tubuh lebih banyak menggunakan keton sebagai sumber energi. Diet ini tidak menjamin penurunan berat badan dan dapat berisiko, tergantung pada kondisi kesehatan atau obat yang Anda konsumsi.

Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Memulai Diet Keto

Ketosis dan Rasio Makanan

Ketika karbohidrat sangat dikurangi, hati dapat menghasilkan keton dari lemak sehingga proporsinya sebagai sumber energi meningkat. Jumlah karbohidrat untuk mencapai ketosis serta rasio lemak dan protein yang dibutuhkan berbeda-beda, tergantung orang dan tujuan terapinya. Menerapkan satu rasio dari internet kepada semua orang dapat menyebabkan asupan nutrisi tidak mencukupi.

Memahami Perubahan Berat Badan

Penurunan berat badan pada tahap awal dapat mencakup air yang ikut hilang bersama karbohidrat yang tersimpan dalam tubuh. Perubahan setelahnya bergantung pada total asupan, pilihan makanan, dan keberlanjutan pola makan. Tidak dapat dipastikan bahwa gula darah, fungsi kognitif, atau kolesterol akan membaik pada semua orang, dan data tentang efek jangka panjang masih belum memadai.

Kualitas Makanan yang Dikonsumsi

Mengurangi karbohidrat bukan berarti pola makan harus hanya memperbanyak mentega dan daging olahan. Manfaatkan makanan seperti sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, ikan, telur, dan minyak zaitun, serta hindari terlalu bergantung pada lemak jenuh dan daging olahan. Mengurangi buah, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan secara drastis dapat menyebabkan kekurangan serat dan beberapa vitamin.

Ketidaknyamanan Awal dan Tanda Bahaya

Sakit kepala, kelelahan, sembelit, atau pusing dapat muncul setelah perubahan pola makan. Tidak semua orang membutuhkan 3 liter air atau suplemen elektrolit, dan hal itu justru dapat berbahaya jika Anda memiliki penyakit ginjal atau jantung, atau mengonsumsi obat tekanan darah. Muntah terus-menerus, sakit perut, napas cepat, atau kebingungan merupakan tanda yang perlu diperiksa untuk memastikan tidak terjadi masalah darurat seperti ketoasidosis.

Jika Anda Mengonsumsi Obat

Insulin dan beberapa obat diabetes dapat meningkatkan risiko hipoglikemia ketika asupan karbohidrat berkurang secara drastis. Khususnya, penghambat SGLT2 dapat menyebabkan ketoasidosis meskipun kadar gula darah tidak terlalu tinggi, sehingga penggunaan obat ini bersama diet keto perlu dievaluasi oleh tenaga medis. Jangan mengurangi atau menghentikan obat sendiri.

Daftar Periksa Sebelum Memulai

Beri tahu tenaga medis tentang kondisi kesehatan dan obat yang sedang Anda konsumsi, lalu catat pola makan serta gejala yang ada. Anda dapat berkonsultasi dengan ahli gizi terdaftar untuk menyusun pola makan yang memenuhi kebutuhan nutrisi dan serat, serta membahas perlunya pemeriksaan. Tentukan keberlanjutan diet dengan memantau bukan hanya berat badan, tetapi juga suasana hati, pencernaan, performa olahraga, dan hasil pemeriksaan.

Kesimpulan

Jika Anda mengonsumsi obat diabetes atau obat tekanan darah, memiliki penyakit ginjal, hati, atau pankreas, sedang hamil atau menyusui, atau memiliki riwayat gangguan makan, jangan memulainya sendiri. Dalam kondisi lain pun, catat pola makan selama seminggu terlebih dahulu dan pastikan Anda dapat memenuhi kebutuhan sayuran, protein, lemak tak jenuh, dan serat. Jika mengalami pusing, muntah, sakit perut, atau rasa haus yang berat, hentikan diet dan periksakan diri ke dokter.