🌐 ID

Kalkulator Koefisien Lantai Bangunan

Koefisien lantai bangunan adalah persentase total luas lantai terhadap luas tanah. Periksa batas legal untuk perencanaan konstruksi.

= 60.5 pyeong
= 121.0 pyeong
Koefisien Lantai Bangunan
Total Luas Lantai Maksimum Sisa Luas Bangun

Batas FAR per Zona Peruntukan

Zona Peruntukan Batas FAR
Perumahan Tipe 150~100%
Perumahan Tipe 2100~150%
Perumahan Umum Tipe 1100~200%
Perumahan Umum Tipe 2150~250%
Perumahan Umum Tipe 3200~300%
Hunian Semi-Perumahan200~500%
Komersial Pusat400~1,500%
Komersial Umum300~1,300%
Industri Umum200~350%
PANDUAN

Pelajari lebih lanjut

01

Panduan Lengkap Koefisien Lantai Bangunan (2026)

Koefisien Lantai Bangunan (FAR) adalah persentase total luas lantai (jumlah seluruh luas lantai) terhadap luas tanah. Rumusnya adalah FAR (%) = (Total Luas Lantai ÷ Luas Tanah) × 100. Misalnya, jika Anda membangun bangunan dengan total luas lantai 300㎡ (100㎡ per lantai × 3 lantai) di atas tanah seluas 200㎡, maka FAR-nya adalah (300 ÷ 200) × 100 = 150%.

02

Batas FAR per Zona Peruntukan

Batas koefisien lantai bangunan di Korea sangat bervariasi menurut zona peruntukan. Perumahan Tipe 1 memperbolehkan 50-100%, Perumahan Tipe 2 memperbolehkan 100-150%, Perumahan Umum Tipe 1 memperbolehkan 100-200%, Perumahan Umum Tipe 2 memperbolehkan 150-250%, dan Perumahan Umum Tipe 3 memperbolehkan 200-300%.

03

Perbedaan antara Koefisien Dasar Bangunan dan Koefisien Lantai Bangunan

Koefisien Dasar Bangunan adalah persentase jejak lantai dasar terhadap luas tanah, sedangkan Koefisien Lantai Bangunan adalah persentase total luas lantai dari semua lantai terhadap luas tanah. Untuk tanah seluas 200㎡ dengan bangunan 120㎡ di lantai 1, 100㎡ di lantai 2, dan 80㎡ di lantai 3, Koefisien Dasar Bangunan adalah 60% (hanya lantai 1) dan Koefisien Lantai Bangunan adalah 150% (semua lantai digabung).

04

Contoh Perhitungan FAR Praktis

Contoh 1: Untuk tanah 150㎡ di Zona Perumahan Umum Tipe 2 (batas FAR 200%), total luas lantai maksimum adalah 150 × 2.0 = 300㎡. Contoh 2: Untuk tanah 500㎡ di Zona Komersial Umum (batas FAR 800%), total luas lantai maksimum adalah 500 × 8.0 = 4,000㎡, sehingga memungkinkan bangunan 10 lantai.

05

Bonus dan Insentif FAR

Dalam beberapa kasus, FAR dapat ditingkatkan. Kawasan pengembangan berorientasi transit dapat menaikkan FAR hingga 120% dari batas standar. Penyediaan ruang terbuka publik dapat memberi bonus FAR hingga 120%. Sertifikasi bangunan hijau dapat meningkatkan FAR sebesar 110-115%.

06

FAR dan Nilai Properti

FAR yang lebih tinggi meningkatkan nilai pengembangan tanah. Misalnya, pada tanah seluas 1,000㎡, FAR 200% memungkinkan total luas lantai 2,000㎡, sedangkan FAR 400% memungkinkan 4,000㎡, sehingga potensi pengembangan menjadi dua kali lipat. Saat berinvestasi di properti, cek FAR yang belum terpakai untuk peluang redevelopmen.

Pertanyaan umum

Bagaimana cara menghitung koefisien lantai bangunan?
FAR (%) = (Total Luas Lantai ÷ Luas Tanah) × 100. Total luas lantai adalah jumlah luas lantai dari semua lantai di atas tanah; basement dan area parkir biasanya tidak dihitung.
Apa perbedaan antara Koefisien Dasar Bangunan dan FAR?
Koefisien Dasar Bangunan hanya membandingkan jejak lantai dasar dengan luas tanah, sedangkan FAR membandingkan gabungan luas lantai dari setiap lantai dengan luas tanah. Koefisien Dasar Bangunan menunjukkan seberapa besar lahan yang tertutup bangunan; FAR menunjukkan keseluruhan massa bangunan (secara efektif, jumlah lantai).
Apakah basement atau lantai parkir dihitung dalam total luas lantai?
Umumnya, lantai basement dan area yang khusus digunakan untuk parkir dikecualikan dari luas lantai yang dipakai untuk menghitung FAR, meskipun aturan pastinya bergantung pada kode bangunan dan peraturan zonasi setempat.
Apa yang terjadi jika desain melebihi batas FAR legal?
Desain yang melebihi batas FAR legal untuk zona peruntukannya tidak dapat memperoleh izin bangunan. Memeriksa batas zonasi dan total luas lantai maksimum Anda dengan kalkulator ini sebelum memfinalkan rencana membantu menghindari pengerjaan ulang.
Mengapa FAR yang diizinkan bisa berbeda dalam jenis zonasi yang sama?
Peraturan biasanya menetapkan rentang (misalnya, 150-250%) untuk setiap kategori zonasi, dan batas pasti yang diterapkan pada suatu bidang tanah ditentukan lebih lanjut oleh rencana distrik lokal atau peraturan kota, sehingga dapat berbeda menurut lokasi.