Apa Itu Rumus Riegel? Cara Kerja Prediksi Waktu Lomba
Kalkulator ini menggunakan model jarak-waktu bergaya Riegel. T1 adalah waktu yang sudah diketahui untuk jarak D1, sedangkan T2 adalah waktu yang diperkirakan untuk jarak D2. Perhitungannya adalah T2=T1×(D2÷D1)^1.06. Di sini, 1.06 adalah eksponen tetap yang digunakan kalkulator ini. Dalam artikelnya pada 1977, Peter Riegel menggunakan 0.0689 dalam rumus laju, sedangkan makalahnya pada 1981 melaporkan eksponen yang berbeda untuk olahraga dan kelompok yang berbeda. Karena itu, 1.06 tidak boleh dianggap sebagai konstanta yang tepat untuk setiap pelari dan jarak. Hasil ini adalah perkiraan statistik berdasarkan satu hasil perlombaan. Waktu sebenarnya dapat berubah karena kondisi latihan, lintasan, cuaca, dan strategi mengatur laju, jadi perkiraan ini tidak menjamin hasil seseorang.