๐ŸŒ ID

๐Ÿ›ก๏ธ Kalkulator Safety Stock

Masukkan target level layanan, lead time rata-rata, dan standar deviasi permintaan untuk menghitung safety stock menggunakan rumus SCM standar.

Safety Stock
โ€”

Rumus: Safety Stock = Z-score ร— Standar Deviasi Permintaan ร— โˆš(Lead Time Rata-rata) (aproksimasi SCM standar)

Kalkulator Terkait Kalkulator Reorder Point Kalkulator EOQ Kalkulator Modal Kerja Kalkulator FIFO/LIFO Kalkulator Margin Kontribusi Kalkulator Six Sigma Cpk
PANDUAN

Pelajari lebih lanjut

01

Rumus Safety Stock (Aproksimasi SCM Standar)

Safety stock adalah persediaan tambahan yang disimpan di atas reorder point sebagai penyangga terhadap ketidakpastian permintaan dan pasokan. Aproksimasi standar yang umum digunakan dalam manajemen rantai pasok adalah Safety Stock = Z-score ร— Standar Deviasi Permintaan ร— โˆš(Lead Time Rata-rata). Z-score sesuai dengan target level layanan (probabilitas tidak kehabisan stok): 90% โ†’ 1.28, 95% โ†’ 1.65, 97.5% โ†’ 1.96, 99% โ†’ 2.33. Contohnya, pada level layanan 95% (Z=1.65), lead time rata-rata 7 hari, dan standar deviasi permintaan 20 unit/hari: Safety Stock = 1.65 ร— 20 ร— โˆš7 โ‰ˆ 1.65 ร— 20 ร— 2.646 โ‰ˆ 87.3, dibulatkan menjadi sekitar 87 unit.
02

Mengapa Level Layanan yang Lebih Tinggi Meningkatkan Safety Stock

Karena Z-score meningkat seiring target level layanan (90% โ†’ 1.28, 99% โ†’ 2.33), dengan lead time dan variabilitas permintaan tetap, target level layanan yang lebih tinggi akan meningkatkan safety stock secara proporsional. Ini adalah trade-off langsung: risiko kehabisan stok lebih rendah dengan biaya penyimpanan persediaan yang lebih tinggi. Karena itu, praktik umum adalah menetapkan level layanan yang lebih tinggi hanya untuk item kritis yang biaya kehabisan stoknya mahal. Hasil dari kalkulator ini langsung digunakan di Kalkulator Reorder Point.

Level LayananZ-score
90%1.28
95%1.65
97.5%1.96
99%2.33

Pertanyaan umum

Apa bedanya safety stock dengan reorder point?
Safety stock adalah persediaan cadangan terhadap variasi, sedangkan reorder point adalah level persediaan (termasuk safety stock) yang memicu pemesanan baru. Safety stock adalah salah satu input dalam rumus reorder point.
Bagaimana cara memilih level layanan?
Item kritis yang jika habis stok akan mahal atau merusak kepercayaan pelanggan biasanya memakai level yang lebih tinggi seperti 97.5โ€“99%, sedangkan item yang kurang kritis bisa memakai 90โ€“95%.
Apakah rumus ini akurat untuk semua situasi?
Ini adalah aproksimasi sederhana yang mengasumsikan hanya permintaan yang bervariasi sementara lead time tetap. Jika lead time sendiri sangat bervariasi, diperlukan rumus yang lebih lengkap dengan memasukkan variabilitas lead time.