🌐 ID

💡 Kalkulator Jarak Jangkauan Sorot Lampu Depan

Masukkan tinggi pemasangan lampu depan dan kemiringan ke bawah low beam (%), lalu kalkulator ini memperkirakan — pada jalan datar — seberapa jauh cutoff sorot mencapai tanah, beserta sudut ke bawah ekuivalennya dalam derajat.

Jarak dari tanah ke pusat lampu depan. Periksa buku manual servis kendaraan Anda atau tanda di dekat lampu depan.

Nilai yang ditandai pabrikan di dekat lampu depan (misalnya di tepi lensa) atau tercantum di buku manual servis. Umumnya 1.0%–1.5%, misalnya "1.0%", "1.2%".

Hasil
Jarak cutoff sorot (m)
m
Sudut ke bawah ekuivalen
°

Ini adalah perkiraan edukatif dengan asumsi jalan datar. Penyetelan sorot resmi di stasiun inspeksi atau bengkel menggunakan beam setter, dan kemiringan yang disyaratkan berbeda menurut negara serta tinggi pemasangan lampu depan.

PANDUAN

Pelajari lebih lanjut

01

Bagaimana jarak cutoff sorot dihitung?

Low beam diarahkan sedikit ke bawah menuju jalan (kemiringan ke bawah, dalam %) untuk menghindari silau pada pengemudi dari arah berlawanan dan pengemudi di depan. Kemiringan ke bawah p% berarti sorot turun p satuan untuk setiap 100 satuan yang bergerak maju. Jika digabungkan dengan tinggi pemasangan h, ini menghasilkan jarak saat garis cutoff terang sorot bertemu jalan datar.

Jarak = h ÷ (kemiringan ÷ 100)

Ini setara dengan h/tanθ, karena tanθ = kemiringan/100 — kalkulator ini juga menampilkan sudut tersebut dalam derajat. Misalnya, kemiringan 1.0% sesuai dengan sudut yang sangat landai sekitar 0.57°.
02

Contoh perhitungan

Pada tinggi pemasangan 65 cm dengan kemiringan ke bawah 1.0%: jarak = 0.65 m ÷ (1.0/100) = 65 m. Naikkan kemiringan menjadi 1.2% pada tinggi yang sama dan jaraknya menjadi 0.65 m ÷ (1.2/100) ≈ 54.2 m — perubahan hanya 0.2 poin persentase memperpendek jarak cutoff sekitar 11 m. Penyesuaian arah sorot kecil dapat menggeser cutoff dalam jumlah yang mengejutkan besar.
03

Catatan regulasi dan praktik

Low beam dimiringkan ke bawah untuk mengurangi silau bagi pengemudi dari arah berlawanan. Regulasi internasional seperti ECE R48 menetapkan kemiringan ke bawah yang diwajibkan berdasarkan tinggi pemasangan lampu depan (umumnya di kisaran 1.0%–1.5%), sehingga angka legal yang tepat berbeda tergantung negara dan kendaraan. Alat ini adalah perkiraan edukatif untuk jalan datar; inspeksi resmi menggunakan perangkat beam-setter untuk penyetelan presisi. Selain itu, muatan berat di bagasi menurunkan bagian belakang mobil dan membuat sorot mengarah lebih ke atas — gunakan dial leveling lampu depan untuk mengompensasi. Low beam LED dan projector cenderung menghasilkan garis cutoff yang lebih tajam daripada bohlam halogen, sehingga lebih dekat dengan asumsi perhitungan ini tentang cutoff yang jelas.

Pertanyaan umum

Di mana saya menemukan nilai kemiringan ke bawah (%) mobil saya?
Sering kali tertulis di dekat tepi lensa atau reflektor lampu depan. Jika tidak ada, periksa bagian penyetelan lampu depan di buku manual servis kendaraan Anda. Nilainya umumnya antara 1.0% dan 1.5%.
Mengapa jarak cutoff di dunia nyata berbeda dari nilai hasil hitung?
Perhitungan ini mengasumsikan jalan yang datar dan lurus serta tinggi kendaraan saat diam. Dalam praktiknya, beban muatan dapat menurunkan bagian belakang mobil, kondisi suspensi mengubah tinggi kendaraan, dan tanjakan atau turunan jalan akan menggeser jarak cutoff aktual.
Apakah jarak cutoff yang lebih jauh selalu lebih baik?
Tidak. Jarak yang terlalu jauh dapat menyilaukan pengemudi dari arah berlawanan atau pengemudi di depan, yang berbahaya dan juga bisa gagal inspeksi resmi jika melebihi arah sorot yang legal. Mengikuti kemiringan yang direkomendasikan pabrikan adalah pilihan yang aman.
Apakah ini bisa menggantikan inspeksi penyetelan lampu depan resmi?
Tidak. Ini adalah alat estimasi edukatif. Stasiun inspeksi resmi menggunakan perangkat beam-setter untuk pengukuran dan penyetelan yang presisi. Kunjungi bengkel yang kompeten jika Anda memerlukan inspeksi atau penyetelan sungguhan.