🌐 ID

📐 Kalkulator Margin (Kalkulator Biaya & Margin)

Masukkan dua dari biaya, tingkat margin, dan harga jual untuk menghitung nilai yang tersisa serta profit.

Harga Jual
Biaya Harga Jual Profit
Margin vs Markup
Tingkat Margin (dari harga jual) Tingkat Markup (dari biaya)

Tingkat margin adalah profit sebagai persentase dari harga jual, sedangkan tingkat markup adalah profit sebagai persentase dari biaya. Untuk jumlah profit yang sama, dua persentase ini selalu berbeda - cek keduanya bersama-sama.

Kalkulator Terkait Kalkulator Diskon Kalkulator ROI Kalkulator Harga Grosir Kalkulator Biaya Shopify
PANDUAN

Pelajari lebih lanjut

01

Margin vs Markup: Apa Bedanya?

Margin dan markup sama-sama berkaitan dengan "profit", tetapi memakai penyebut yang berbeda. Tingkat margin adalah profit dibagi harga jual, sedangkan tingkat markup adalah profit dibagi biaya. Untuk jumlah profit dolar yang sama, dua tingkat ini selalu berbeda — tingkat markup selalu lebih tinggi daripada tingkat margin (jika profit positif). Misalnya, dengan biaya $80 dan harga jual $100, profit adalah $20; tingkat margin adalah 20/100 = 20%, sedangkan tingkat markup adalah 20/80 = 25%.

MetrikRumusContoh (biaya $80 / harga $100)
Tingkat marginProfit ÷ Harga jual20 ÷ 100 = 20%
Tingkat markupProfit ÷ Biaya20 ÷ 80 = 25%

Saat menetapkan kebijakan harga, "saya ingin margin 20%" dan "saya ingin markup 20%" menghasilkan harga jual yang berbeda, jadi penting untuk menyebutkan basis yang Anda maksud secara jelas.
02

Rumus Perhitungan Margin

Profit = Harga jual − Biaya
Tingkat margin = Profit ÷ Harga jual
Tingkat markup = Profit ÷ Biaya

Untuk mencari harga jual dari biaya dan tingkat margin: Harga jual = Biaya ÷ (1 − Tingkat margin). Misalnya, dengan biaya $80 dan tingkat margin 20%, harga jual = 80 ÷ 0.8 = $100, profit adalah $20, dan tingkat markup adalah 25%.

Untuk mencari biaya dari harga jual dan tingkat margin: Biaya = Harga jual × (1 − Tingkat margin). Pada harga jual $100 dengan tingkat margin 20%, biaya = 100 × 0.8 = $80.
03

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Saat Menetapkan Target Tingkat Margin

Tingkat margin yang wajar sangat bervariasi tergantung industri, persaingan, dan struktur biaya. Ritel umumnya berada di 20-50% margin, layanan makanan 60-70%, dan manufaktur 10-30% — tetapi ini bukan aturan baku. Saat menetapkan tingkat margin, pertimbangkan: (1) titik impas Anda termasuk biaya tetap dan variabel, (2) harga kompetitor dan apa yang akan diterima pasar, (3) perputaran inventaris — perputaran yang lebih cepat dapat membuat tingkat margin yang lebih rendah tetap menguntungkan secara total, dan (4) apakah biaya pemrosesan pembayaran, pengiriman, dan overhead lain sudah tercermin dalam basis biaya Anda. Menaikkan tingkat margin saja akan menaikkan harga jual dan bisa menurunkan volume, jadi lebih aman untuk mensimulasikan target total profit bersama perkiraan volume penjualan.

Pertanyaan umum

Mengapa tingkat margin dan tingkat markup berbeda?
Tingkat margin membagi profit dengan harga jual, sedangkan tingkat markup membagi profit dengan biaya. Karena penyebutnya berbeda, jumlah profit yang sama menghasilkan dua persentase yang berbeda, dan tingkat markup selalu lebih besar di antara keduanya.
Berapa tingkat margin yang baik?
Tergantung industri Anda — ritel umumnya 20-50%, layanan makanan 60-70%, dan manufaktur 10-30%. Anda juga perlu mempertimbangkan biaya tetap, harga kompetitor, dan perputaran inventaris saat memutuskan.
Bagaimana cara menentukan harga jual untuk margin 20%?
Harga jual = Biaya ÷ (1 − Tingkat margin). Misalnya, dengan biaya $80 dan target margin 20%, harga jual adalah 80 ÷ 0.8 = $100. Menambahkan 20% ke biaya justru menghitung markup, bukan margin, dan hasilnya akan berbeda.
Apakah kalkulator ini menangani margin negatif (rugi)?
Kalkulator ini mengasumsikan biaya dan harga jual lebih besar dari 0, serta tingkat margin berada di antara 0% dan 100% (eksklusif). Jika harga jual Anda di bawah biaya (rugi), silakan verifikasi skenario itu secara terpisah.