🌐 ID

🏛️ Alat Sandi Caesar

Salah satu sandi substitusi tertua yang dikenal: sandi ini menggeser setiap huruf alfabet sejumlah posisi tetap untuk mengenkripsi atau mendekripsi. Tidak tahu pergeserannya? Mode brute force menampilkan semua 25 kemungkinan sekaligus.

⚠️ Hanya alat edukasi/teka-teki — jangan gunakan ini untuk tujuan keamanan sungguhan.

Mode
PANDUAN

Pelajari lebih lanjut

01

1. Sejarah Singkat Sandi Caesar

Sandi Caesar dinamai menurut Julius Caesar, yang konon menggunakan pergeseran 3 untuk melindungi komunikasi militer di Romawi kuno. Ini adalah salah satu sandi substitusi terdokumentasi tertua, dan kesederhanaannya menjadikannya contoh ajar yang pokok sejak saat itu.

02

2. Cara Kerjanya — Aritmetika Modular Sederhana

Sandi ini menggeser setiap huruf alfabet sejumlah posisi tetap (pergeseran, atau kunci). Dengan pergeseran 3, A menjadi D, dan huruf di dekat akhir akan berputar — Z menjadi C. Kunci yang sama digunakan untuk kedua arah: untuk mendekripsi, Anda cukup menggeser dengan nilai negatif (-N) untuk membatalkan enkripsinya.

03

3. Mengapa Sangat Mudah Dipecahkan Saat Ini

Hanya ada 25 kemungkinan pergeseran, jadi mencoba semuanya — persis seperti yang dilakukan mode brute force alat ini — dapat memecahkan pesan bersandi Caesar hampir seketika. Analisis frekuensi bekerja sama cepatnya. Itu membuat sandi Caesar semata-mata alat untuk edukasi dan teka-teki, bukan untuk melindungi apa pun yang benar-benar ingin Anda rahasiakan.

Pertanyaan umum

Apakah ini cukup aman untuk rahasia sungguhan?
Tidak. Hanya ada 25 kemungkinan kunci, jadi bisa dipecahkan dengan brute force secara instan. Alat ini hanya untuk edukasi dan teka-teki — jangan pernah dipakai untuk keamanan sungguhan.
Apa yang dilakukan mode brute force?
Mode ini mencoba semua 25 kemungkinan pergeseran dan menampilkan setiap hasil dekripsi sekaligus, sehingga Anda bisa mencari mana yang terbaca masuk akal — berguna untuk memecahkan teka-teki saat Anda tidak tahu pergeserannya.
Apakah alat ini menangani spasi, angka, dan tanda baca?
Hanya huruf A-Z dan a-z yang digeser, dan kapitalisasi dipertahankan. Semua yang lain — spasi, angka, tanda baca — dilewatkan tanpa perubahan.