Pertanyaan umum
Haruskah saya menggunakan tingkat kepercayaan 95% atau 99%?
95% adalah standar untuk sebagian besar survei dan riset pemasaran. Gunakan 99% hanya saat Anda membutuhkan toleransi kesalahan yang sangat rendah, seperti dalam riset medis, karena tingkat kepercayaan yang lebih tinggi memerlukan ukuran sampel yang lebih besar.
Bagaimana jika saya tidak tahu ukuran populasi yang pasti?
Masukkan angka besar seperti 100000 jika populasinya sangat besar atau tidak diketahui. Setelah populasi melebihi beberapa puluh ribu, ukuran sampel yang diperlukan akan mendekati nilai konstan (sekitar 384 pada tingkat kepercayaan 95% dan margin of error ±5%) terlepas dari ukuran populasi yang tepat.
Mengapa menggunakan 50% untuk proporsi yang diharapkan saat belum diketahui?
Ukuran sampel yang diperlukan paling besar saat proporsi yang diharapkan adalah 50%, jadi menggunakan 50% tanpa data sebelumnya memberi ukuran sampel yang paling aman dan paling konservatif (cukup besar).
Apakah ukuran sampel yang dihitung adalah jumlah respons pasti yang saya perlukan?
Hasilnya adalah minimum teoretis. Karena non-respons dan jawaban yang tidak lengkap umum terjadi, rencanakan untuk menghubungi 20-30% lebih banyak orang daripada angka yang dihitung berdasarkan tingkat respons yang Anda harapkan.
Bagaimana memperkecil margin of error memengaruhi ukuran sampel?
Memperketat margin of error (misalnya dari 5% menjadi 3%) meningkatkan ketelitian hasil, tetapi juga secara signifikan menambah ukuran sampel yang diperlukan. Seimbangkan tingkat ketelitian yang Anda inginkan dengan batas anggaran dan waktu.