🌐 ID

🔥 Kalkulator Perpindahan Panas (Konduksi & Konveksi)

Beralih antara perpindahan panas konduksi (Q=kAΔT/L) dan konveksi (Q=hAΔT) lewat tab. Biarkan satu variabel kosong di tiap tab, lalu sisanya dihitung otomatis.

Masukkan 4 dari laju perpindahan panas (Q), konduktivitas termal (k), luas (A), selisih suhu (ΔT), dan ketebalan (L), lalu yang tersisa akan dihitung.

Hasil
MaterialKonduktivitas Termal k (W/(m·K))
Tembaga401
Aluminium237
Baja50
Beton1.7
Kaca0.8
Air0.6
Bata0.6
Kayu0.12
Insulasi fiberglass0.04
Udara0.026

Catatan: nilai k adalah nilai referensi tipikal dari buku teks (nilai aktual bervariasi menurut kemurnian, suhu, dan proses manufaktur).

PANDUAN

Pelajari lebih lanjut

01

Rumus Perpindahan Panas Konduksi (Q=kAΔT/L)

Konduksi adalah perpindahan panas di dalam material melalui getaran molekul. Menerapkan hukum Fourier untuk konduksi panas pada dinding bidang 1D keadaan tunak menghasilkan:

Q = k × A × ΔT ÷ L

Laju perpindahan panas (Q) meningkat dengan konduktivitas termal (k) yang lebih tinggi, luas (A) dan selisih suhu (ΔT) yang lebih besar, serta ketebalan (L) yang lebih tipis. Digunakan dalam desain insulasi dinding, desain heat sink, dan lainnya.
02

Rumus Perpindahan Panas Konveksi (Q=hAΔT)

Konveksi adalah perpindahan panas antara permukaan padat dan fluida yang bergerak (udara, air, dll.), yang dinyatakan dengan hukum pendinginan Newton.

Q = h × A × ΔT

Koefisien konveksi (h) sangat bervariasi tergantung jenis fluida dan rezim aliran (konveksi alami vs. paksa). Kisaran tipikal: konveksi alami di udara 5-25, konveksi paksa di udara 10-500, konveksi paksa di air 500-10,000 W/(m²·K) — ini adalah kisaran representatif dari buku teks, bukan nilai pasti.
03

Konduksi vs. Konveksi

Konduksi memindahkan panas melalui getaran molekul di dalam padatan (atau fluida diam), sedangkan konveksi melibatkan gerakan fisik fluida. Dinding nyata kehilangan panas melalui konduksi di bagian dalam dan konveksi di permukaannya, membentuk sistem gabungan — kalkulator ini membantu Anda memperkirakan tiap tahap secara terpisah.

Pertanyaan umum

Mengapa konduksi membutuhkan 4 nilai dan konveksi hanya 3?
Rumus konduksi (Q=kAΔT/L) memiliki 5 variabel (Q, k, A, ΔT, L), sedangkan rumus konveksi (Q=hAΔT) memiliki 4 (Q, h, A, ΔT). Dengan satu variabel yang tidak diketahui, tiap rumus dapat menentukannya secara unik, jadi masing-masing membutuhkan 4 dan 3 nilai yang diisi.
Haruskah saya memasukkan ΔT dalam °C atau K?
Sebuah *selisih* suhu secara numerik sama dalam Celsius dan Kelvin (misalnya selisih 5°C sama dengan 5K), jadi keduanya bisa dipakai - pastikan Anda memasukkan selisih antara dua titik, bukan suhu absolut seperti 300K.
Dari mana asal nilai preset k material?
Nilai tersebut adalah pendekatan representatif pada suhu ruang dari buku teks rekayasa perpindahan panas yang umum (misalnya Heat and Mass Transfer karya Cengel). Material nyata bervariasi menurut kemurnian, suhu, dan proses manufaktur - lihat datasheet pabrikan untuk desain yang presisi.