Hubungan Antara Kecepatan Udara dan Laju Aliran
Dalam sistem duct, kecepatan udara dan laju aliran adalah parameter desain paling mendasar sekaligus paling kritis. Laju aliran (Q) dihitung dengan Q = V × A, di mana Q adalah laju aliran (㎥/h atau CMH), V adalah kecepatan udara (m/s), dan A adalah luas penampang duct (㎡). Untuk mengonversi ke CMH, kalikan ㎥/s dengan 3,600. Duct 200mm pada 5m/s menghasilkan A = π × (0.1)² = 0.0314㎡ dan Q = 0.0314 × 5 × 3,600 = 565 CMH. Pada 300mm, luas menjadi 0.0707㎡ untuk 1,271 CMH pada kecepatan yang sama. Untuk kantor dengan 20 penghuni yang masing-masing membutuhkan 30 CMH, totalnya 600 CMH; dengan duct 250mm (0.049㎡) kecepatan yang dibutuhkan adalah 3.4m/s, masih dalam rentang rekomendasi 2~8m/s.