🌐 ID

Kalkulator Crop Factor

Hitung crop factor dan panjang fokus ekivalen berdasarkan ukuran sensor.

Panjang Fokus Ekivalen
Crop Factor

Informasi Crop Factor

Crop factor adalah rasio perubahan bidang pandang berdasarkan ukuran sensor. Sensor yang lebih kecil memiliki sudut pandang yang lebih sempit dibandingkan full frame.

PANDUAN

Pelajari lebih lanjut

01

Definisi dan Konsep Crop Factor

Crop Factor mewakili rasio bidang pandang berdasarkan ukuran sensor kamera. Full frame (36×24mm) menjadi acuan (1.0x), sedangkan sensor yang lebih kecil memiliki bidang pandang yang lebih sempit. APS-C Canon 1.6x membuat lensa 50mm bekerja seperti 80mm pada full frame, APS-C Nikon/Sony 1.5x bekerja seperti 75mm. Micro Four Thirds 2.0x membuat lensa 25mm tampak seperti 50mm, sensor 1-inch 2.7x digunakan di kamera kompak premium. Sensor yang lebih kecil memberi keuntungan telefoto untuk fotografi satwa liar/olahraga, tetapi sudut lebar menjadi lebih sulit.

02

Perhitungan Panjang Fokus Ekivalen

Panjang fokus ekivalen = Panjang fokus aktual × Crop factor. Contoh: APS-C Canon (1.6x) dengan lensa 50mm → 50 × 1.6 = 80mm ekivalen. APS-C Nikon (1.5x) dengan lensa 35mm → 35 × 1.5 = 52.5mm tampilan standar. Micro Four Thirds (2.0x) dengan zoom 12-35mm → 24-70mm ekivalen. Sensor 1-inch (2.7x) dengan lensa 10mm → 10 × 2.7 = 27mm ekivalen. Potret: Untuk efek 85mm pada APS-C, gunakan lensa 85 ÷ 1.6 = 53mm (atau 50mm).

03

Karakteristik Jenis Sensor

Full Frame (1.0x): Canon EOS R5, Nikon Z9, Sony A7 series. Kelebihan: sudut lebar, low-light sangat baik, depth dangkal. Kekurangan: mahal, berat. Untuk profesional landscape/potret. APS-C Canon (1.6x): EOS R7, EOS 90D. Kelebihan: efek telefoto (70-200mm → 112-320mm), terjangkau. Kekurangan: sudut lebar terbatas. Cocok untuk satwa liar/olahraga. APS-C Nikon/Sony (1.5x): Z50, α6400, sedikit lebih lebar daripada Canon, pilihan seimbang. Micro Four Thirds (2.0x): Olympus OM-1, Panasonic GH6, ringan dan fokus pada video. 1-inch (2.7x): Sony RX100, Canon G7X.

04

Strategi Pemilihan Lensa

Tampilan standar (ekiv. 50mm): Full frame 50mm, APS-C Canon 31mm (atau 35mm), APS-C Nikon 33mm (atau 35mm), Micro Four Thirds 25mm. Sudut lebar (ekiv. 24mm): Full frame 24mm, APS-C Canon 15mm, APS-C Nikon 16mm, Micro Four Thirds 12mm. Telefoto (ekiv. 200mm): Full frame 200mm, APS-C Canon 125mm (atau 135mm), Micro Four Thirds 100mm. Potret (ekiv. 85mm): Full frame 85mm, APS-C Canon 50mm, Micro Four Thirds 42.5mm (atau 45mm). Zoom serbaguna: Full frame 24-70mm = APS-C Canon 15-45mm = Micro Four Thirds 12-35mm.

05

Depth of Field dan Bokeh

Crop factor memengaruhi depth of field. Pada bidang pandang dan aperture yang sama, sensor yang lebih kecil memiliki depth lebih dalam. Contoh: Untuk menandingi full frame 50mm f/1.8 pada APS-C (1.6x), Anda perlu 31mm f/1.1, tetapi lensa seperti itu jarang. Efek lensa potret full frame 85mm f/1.8 pada APS-C Canon memerlukan 50mm f/1.1, tetapi dalam praktiknya gunakan 50mm f/1.4 atau 56mm f/1.4. Micro Four Thirds 25mm f/1.4 adalah ekivalen 50mm tetapi depth setara full frame 50mm f/2.8. Full frame memiliki keunggulan pada depth dangkal/blur latar belakang (bokeh).

06

Skenario Pemotretan Nyata

Landscape: Butuh sudut lebar → Full frame + 16-35mm atau APS-C + 10-24mm. Micro Four Thirds 7-14mm (14-28mm equiv) menyediakan ultra-wide. Potret: Depth dangkal + tampilan 85mm → Full frame 85mm f/1.4 optimal; APS-C 50mm f/1.4 sebagai alternatif tetapi depth berbeda. Satwa liar: Keuntungan telefoto → APS-C + 100-400mm = 640mm equiv, lebih murah dan lebih ringan daripada full frame 600mm. Olahraga: APS-C 1.6x membuat 70-200mm → telefoto 320mm. Traveling: Berat ringan penting → Micro Four Thirds 12-100mm (24-200mm equiv) lensa all-in-one.

Pertanyaan umum

Lensa 50mm terlihat seperti apa pada bodi APS-C Canon?
Panjang fokus ekivalen = panjang fokus aktual × crop factor (1.6), jadi 50 × 1.6 = bidang pandang 80mm.
Lensa apa yang saya perlukan di APS-C untuk menyamai lensa potret full-frame 85mm?
85 ÷ 1.6 ≈ 53mm, jadi lensa 50mm pada APS-C Canon memberi bidang pandang yang mirip (pada bodi Nikon/Sony 1.5x, nilainya 85 ÷ 1.5 ≈ 57mm).
Mengapa crop factor untuk Micro Four Thirds tepat 2.0x?
Sensor Micro Four Thirds memiliki panjang diagonal setengah dari sensor full-frame, jadi bidang pandangnya tepat menjadi setengah - lensa 25mm berperilaku seperti lensa 50mm pada full frame.
Mengapa depth of field (bokeh) berbeda meski bidang pandangnya sama?
Crop factor hanya mengubah bidang pandang, bukan ukuran aperture aktual. Sensor yang lebih kecil memberi depth of field lebih dalam pada panjang fokus ekivalen dan aperture yang sama, sehingga blur latar belakang lebih sedikit.
Crop factor mana yang terbaik untuk fotografi satwa liar atau olahraga?
Crop factor yang lebih besar, seperti APS-C (1.5-1.6x) atau Micro Four Thirds (2.0x), memberi jangkauan telefoto lebih jauh dari lensa fisik yang sama, yang menjadi keuntungan untuk subjek seperti ini.