🌐 ID

📷 Kalkulator Camera FOV

Alat untuk menghitung Field of View (FOV) kamera secara akurat. Masukkan ukuran sensor, focal length lensa, dan jarak pemotretan untuk menghitung sudut horizontal/vertikal/diagonal serta area cakupan nyata. Berguna untuk fotografi, pemasangan CCTV, dan produksi video.

Luas cakupan
Sudut pandang
Sudut horizontal Sudut vertikal Sudut diagonal
Cakupan field of view
Lebar horizontal Tinggi vertikal Panjang diagonal
Sudut pandang
Rumus perhitungan
Sudut = 2 × arctan(Sensor / (2 × Focal Length))
FOV = 2 × Jarak × tan(Sudut/2)
PANDUAN

Pelajari lebih lanjut

01

Apa itu Field of View (FOV) Kamera dan Mengapa Penting

Field of View (FOV) kamera adalah seberapa luas dunia yang bisa ditangkap kamera dalam satu kali bidikan. FOV ditentukan oleh focal length lensa dan ukuran sensor kamera, dinyatakan dalam derajat. Misalnya, lensa 50mm pada kamera full-frame memberikan FOV horizontal sekitar 40 derajat, tetapi lensa yang sama pada kamera APS-C menyempit menjadi sekitar 27 derajat. FOV adalah elemen penting dalam fotografi dan videografi. FOV lebar (wide angle) cocok untuk lanskap, arsitektur, dan foto grup, sedangkan FOV sempit (telephoto) unggul untuk potret, satwa liar, dan olahraga. Perhitungan FOV penting untuk pekerjaan profesional seperti pemasangan CCTV, fotografi drone, setup studio, dan liputan acara.

02

Perbedaan FOV berdasarkan ukuran sensor dan memahami crop factor

Ukuran sensor kamera sangat memengaruhi FOV. Sensor full-frame (36×24mm) berukuran sama dengan film 35mm dan memberikan FOV terluas. Sensor APS-C memiliki crop factor sekitar 1.5-1.6x dibanding full-frame, dengan Canon 1.6x dan Nikon/Sony 1.5x. Sensor Micro Four Thirds memiliki crop factor 2.0x. Crop factor menunjukkan bagaimana FOV berubah saat lensa yang sama dipasang pada sensor berbeda. Lensa 50mm pada APS-C Canon (1.6x) akan menyempit menjadi FOV setara 80mm. Kamera smartphone menggunakan sensor yang sangat kecil seperti 1/2.3" atau 1/1.7", sehingga crop factor-nya 5-7x. Smartphone flagship terbaru memakai sensor kelas 1 inch untuk menurunkan crop factor menjadi 2.7x dan meningkatkan kualitas gambar.

03

FOV dan aplikasi berdasarkan focal length - dari wide hingga super telephoto

FOV dan penggunaannya sangat berbeda berdasarkan focal length. Ultra-wide (14-24mm) menghasilkan FOV horizontal lebih dari 90 derajat, penting untuk fotografi lanskap, arsitektur, dan properti. Sudut lebar (24-35mm) menawarkan FOV horizontal 60-84 derajat, cocok untuk fotografi jalanan, dokumenter, dan perjalanan. 35mm adalah FOV yang paling dekat dengan "penglihatan manusia" dan sangat populer dalam fotografi jalanan. Standar (50mm) memberikan FOV horizontal sekitar 40 derajat, banyak digunakan untuk potret, makanan, dan produk. Telephoto (70-200mm) menawarkan FOV horizontal 12-29 derajat, cocok untuk close-up potret, olahraga, dan satwa liar. Super telephoto (300mm+) memiliki FOV di bawah 8 derajat, khusus untuk fotografi burung, satwa liar, dan olahraga jarak jauh.

04

Panduan praktis perhitungan FOV untuk pemasangan CCTV

Perhitungan FOV sangat penting untuk pemasangan CCTV. Memahami cakupan pengawasan secara akurat membantu menentukan jumlah dan posisi kamera agar pemantauan penuh tanpa titik buta. CCTV biasanya menggunakan lensa 2.8mm (FOV horizontal ~90°), 3.6mm (~80°), 6mm (~50°), 8mm (~40°), dan 12mm (~25°). Ruang dalam ruangan (toko, kantor) cocok dengan lensa FOV lebar 2.8-3.6mm. Pengambilan gambar dari ketinggian 3m dengan lensa 2.8mm mencakup sekitar 10m secara horizontal dan 7m secara vertikal. Pengawasan luar ruangan jarak jauh memerlukan lensa 8-12mm. Menggunakan kalkulator FOV memungkinkan simulasi cakupan yang akurat sebelum pemasangan.

05

Tips pemanfaatan FOV untuk pengambilan gambar drone dan action camera

Dalam fotografi drone, FOV adalah elemen kunci yang menentukan gaya pengambilan gambar. Seri DJI Mini menggunakan FOV setara 24mm (FOV 83°) yang cocok untuk fotografi lanskap dan properti secara umum. Pengambilan gambar dari ketinggian 50-100m dapat menangkap sekitar 100-200m rentang horizontal dalam satu frame. Cakupan nyata sangat bervariasi tergantung sudut gimbal drone dan ketinggian. Action camera (GoPro, DJI Osmo Action) memakai lensa ultra-wide (FOV 120-150°) untuk menghasilkan footage yang dinamis. Action camera terbaru menawarkan mode "linear mode" yang menghasilkan footage FOV 90-100° dengan koreksi distorsi.

06

Strategi memilih FOV untuk film dan penyiaran

Dalam produksi film dan siaran, pemilihan FOV adalah inti dari storytelling. FOV lebar menekankan ruang dan latar belakang untuk menyampaikan konteks lingkungan, sedangkan FOV sempit fokus pada karakter dan emosi. Film Hollywood secara tradisional menggunakan 35mm, 50mm, dan 85mm sebagai standar. 35mm cocok untuk "master shots" atau "two shots", 50mm ideal untuk "medium shots", dan 85mm digunakan untuk "close-ups" dan "insert shots", dengan lembut mengekspresikan mimik dan emosi wajah. Untuk nuansa sinematik, pertimbangkan lensa anamorphic yang menghasilkan rasio widescreen 2.39:1 dengan flare dan bokeh khas.

Pertanyaan umum

Bagaimana field of view (FOV) dihitung?
FOV dihitung dengan rumus: FOV = 2 x arctan(ukuran sensor / (2 x focal length)). Masukkan lebar/tinggi sensor dan focal length lensa untuk mendapatkan FOV horizontal, vertikal, dan diagonal.
Kapan saya harus memakai "Kustom" daripada preset sensor?
Gunakan input kustom saat dimensi sensor kamera Anda berbeda dari preset standar (full frame, APS-C, dll.), misalnya pada kamera khusus atau industri, agar perhitungannya akurat.
Mengapa lensa yang sama menghasilkan FOV berbeda di kamera yang berbeda?
Sensor yang lebih kecil menangkap bagian yang dipotong dari image circle yang diproyeksikan lensa, sehingga FOV efektif menjadi lebih sempit. Misalnya, lensa 50mm memberi sekitar 40 derajat pada full frame tetapi terlihat lebih sempit pada APS-C.
Apa arti area "field of view" yang dihitung?
Itu menunjukkan lebar horizontal dan vertikal aktual (dalam meter) yang ditangkap kamera pada jarak pemotretan yang Anda tentukan, berguna untuk merencanakan cakupan CCTV atau setup studio sebelumnya.
Bagaimana preset focal length (wide/standard/telephoto/super telephoto) didefinisikan?
Secara kasar, 24-35mm dianggap wide angle, sekitar 50mm adalah standar, 70-200mm adalah telephoto, dan 300mm ke atas adalah super telephoto; memilih preset akan mengisi focal length representatif secara otomatis.