🌐 ID

🌙 Kalkulator Fase Bulan

Pilih tanggal untuk menghitung fase bulan pada hari itu dan persentase iluminasinya, plus berapa hari tersisa hingga bulan baru dan bulan purnama berikutnya.

* Perhitungan ini menggunakan siklus sinodik rata-rata bulan (29.53 hari) sebagai pendekatan, dan dapat berbeda dari efemeris astronomi yang presisi hingga ±1 hari.
Fase Bulan
Alat Terkait

Butuh perhitungan tanggal atau waktu lainnya? Jelajahi Alat Tanggal & Waktu → · Kalkulator D-day →

PANDUAN

Pelajari lebih lanjut

01

Apa itu fase bulan?

Bulan mengorbit Bumi kira-kira setiap 29.53 hari (satu bulan sinodik), dan saat bergerak, bagian yang disinari Matahari dan terlihat dari Bumi berubah bentuk. Saat Bulan sepenuhnya tidak terlihat disebut bulan baru, dan saat tampak bulat penuh disebut bulan purnama. Di antaranya, fasenya dinamai sabit muda, kuartal pertama, cembung muda, cembung tua, kuartal terakhir, dan sabit tua.
02

Cara kerja perhitungannya

Dengan menggunakan acuan bulan baru pada 2000-01-06 18:14 UTC, kalkulator menghitung Julian Day untuk tanggal yang Anda pilih (pada 12:00 UTC) dan menghitung sisa hari yang telah berlalu dibagi panjang bulan sinodik (29.530588853 hari) — ini adalah "umur bulan". Umur yang mendekati 0 hari berarti bulan baru, dan yang mendekati 14.77 hari berarti bulan purnama; seluruh siklus dibagi menjadi 8 kategori untuk menamai fasenya. Iluminasi diperkirakan dengan rumus (1 - cos(2π × age / synodic month)) / 2.
03

Catatan tentang akurasi

Kalkulator ini adalah pendekatan periodik sederhana yang tidak memperhitungkan gangguan orbit sebenarnya (variasi kecil yang disebabkan oleh interaksi gravitasi antara Matahari, Bumi, dan Bulan), sehingga hasilnya dapat berbeda dari efemeris observasional yang presisi hingga satu hari (±1 hari). Gunakan sebagai acuan umum, bukan untuk pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi.

Pertanyaan umum

Seberapa akurat kalkulator ini?
Kalkulator ini menggunakan siklus sinodik rata-rata bulan (29.53 hari) sebagai pendekatan, jadi hasilnya bisa berbeda dari efemeris astronomi yang presisi hingga ±1 hari. Untuk perencanaan pengamatan yang akurat, konsultasikan almanak astronomi profesional.
Apa arti persentase iluminasi?
Itu adalah perkiraan persentase permukaan Bulan yang terlihat dan disinari Matahari. Mendekati 0% berarti bulan baru, dan mendekati 100% berarti bulan purnama.
Bagaimana cara menghitung jumlah hari menuju bulan baru/bulan purnama berikutnya?
Berdasarkan umur bulan saat ini dalam siklus sinodik 29.53 hari, kalkulator menghitung sisa hari hingga bulan baru berikutnya (umur 0) atau bulan purnama berikutnya (umur sekitar 14.77 hari).