🌐 ID

Kalkulator Densitas

Hitung densitas, massa, atau volume material dan cek referensi densitas.

Referensi Densitas Material

MaterialDensitas
Air1.00 g/cm³
Besi7.87 g/cm³
Aluminium2.70 g/cm³
Tembaga8.96 g/cm³
Emas19.32 g/cm³
PANDUAN

Pelajari lebih lanjut

01

Definisi dan Rumus Densitas

Densitas (ρ) adalah massa per satuan volume, yang merupakan sifat intrinsik materi. Rumus: Densitas (ρ) = Massa (m) ÷ Volume (V). Satuannya meliputi g/cm³, kg/m³, g/mL. Densitas air adalah 1 g/cm³ = 1000 kg/m³, dan dijadikan standar acuan. Densitas yang tinggi berarti massa lebih besar dalam volume yang sama. Densitas besi adalah 7.87 g/cm³ (8× lebih berat dari air), aluminium 2.70 g/cm³, dan emas 19.32 g/cm³ (19× lebih berat dari air).

02

Metode dan Contoh Perhitungan

Contoh 1 (Cari Densitas): Benda dengan massa 500g dan volume 200cm³: ρ = 500 ÷ 200 = 2.5 g/cm³. Contoh 2 (Cari Massa): Besi (densitas 7.87 g/cm³), volume 100cm³: m = 7.87 × 100 = 787g. Contoh 3 (Cari Volume): Emas (densitas 19.32 g/cm³), massa 1000g: V = 1000 ÷ 19.32 = 51.76cm³.

03

Tabel Referensi Densitas Material

Logam Umum: Aluminium 2.70 g/cm³, Besi 7.87 g/cm³, Tembaga 8.96 g/cm³, Seng 7.14 g/cm³, Timbal 11.34 g/cm³. Logam Mulia: Emas 19.32 g/cm³, Platina 21.45 g/cm³, Perak 10.49 g/cm³. Non-logam: Air 1.0 g/cm³, Es 0.92 g/cm³, Kaca 2.5 g/cm³, Beton 2.3~2.4 g/cm³.

04

Densitas dan Daya Apung

Menurut Prinsip Archimedes, gaya apung sama dengan berat fluida yang dipindahkan. Benda dengan densitas kurang dari 1 g/cm³ akan mengapung di air, sedangkan benda yang lebih padat akan tenggelam. Kayu (0.5~0.6 g/cm³) mengapung, besi (7.87 g/cm³) tenggelam. Es (0.92 g/cm³) mengapung karena densitasnya lebih rendah daripada air (1.0 g/cm³). Kapal mengapung karena densitas rata-ratanya (termasuk ruang udara) lebih rendah daripada air.

05

Metode Pengukuran Densitas

1. Metode Langsung: Ukur massa dengan timbangan, ukur volume dengan gelas ukur. Densitas = Massa ÷ Volume. 2. Pycnometer: Botol volume presisi untuk pengukuran densitas cairan yang akurat. 3. Hidrometer: Alat apung yang membaca skala densitas, digunakan untuk elektrolit baterai dan pengujian susu. 4. Pengukur Densitas Digital: Prinsip tabung bergetar dengan presisi 0.0001 g/cm³.

06

Penerapan Praktis

Pemilihan Material: Pesawat memakai paduan aluminium ringan (2.7 g/cm³), mobil memakai baja (7.9 g/cm³) dan plastik (1.0~1.5 g/cm³). Pengujian Kualitas: Pengujian kemurnian emas dengan pengukuran densitas, emas murni (19.32 g/cm³) vs. paduan. Medis: Tes densitas tulang untuk diagnosis osteoporosis. Konstruksi: Densitas beton (2.3 g/cm³) untuk kontrol kualitas. Pangan: Densitas susu (1.03 g/cm³) untuk mendeteksi pengenceran dengan air.

Pertanyaan umum

Jika saya tahu massa dan volume, apakah saya bisa mengidentifikasi materialnya?
Dengan membandingkan densitas hasil hitung (massa ÷ volume) terhadap tabel referensi (air 1.0, aluminium 2.70, besi 7.87, tembaga 8.96, emas 19.32 g/cm³, dll.), Anda bisa memperkirakan material yang paling mungkin.
Bagaimana cara mencari volume jika saya tahu densitas dan massa?
Gunakan V = m ÷ ρ. Misalnya, 1000g emas (19.32 g/cm³) memiliki volume 1000 ÷ 19.32 ≈ 51.76cm³.
Bagaimana densitas membantu mengecek kemurnian emas?
Emas murni (19.32 g/cm³) memiliki densitas yang berbeda dari paduan atau tiruan dengan massa sama, jadi mengukur massa dan volume untuk mendapatkan densitas dapat membantu mendeteksi item dengan kemurnian lebih rendah.
Apakah kalkulator ini bisa memberi tahu saya apakah benda mengapung atau tenggelam di air?
Ya. Jika densitas hasil hitung lebih kecil dari densitas air (1.0 g/cm³) maka benda mengapung; jika lebih besar, benda tenggelam - kayu (0.5~0.6) mengapung sedangkan besi (7.87) tenggelam.
Bagaimana cara membandingkan nilai dalam g/cm³ versus kg/m³?
Karena 1 g/cm³ = 1000 kg/m³, kedua satuan dapat dikonversi langsung - densitas air memiliki nilai yang sama di kedua sistem (1.0 g/cm³ = 1000 kg/m³).